OEMATNUNU/ KUPANG BARAT, 26 OKTOBER 2024 – Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang melalui Program Kemitraan Masyarakat(PKM) melakukan Pelatihan Metode penelitian Pengembangan Untuk Guru PJOK, Desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur(NTT) pada Jumat, 26 Oktober 2024 pukul 11.00-01.00 Wita Yang di hadiri 15 0rang peserta yang terdiri dari Guru PJOK dan mahasiswa PJOK UKAW. Adapun tim dosen PKM unggulan Fakultas dari progdi FKIP PJKR UKAW yang membawakan materi adalah Dr. James Klemen Lika M.Pd, Dr. Robert Tetikay, M.Pd, Agustinus J.Nafie, S.Pd.,M.Or dan David Loba, S.Pd.,M.Pd.

Acara pelatihan ini di pandu oleh anggota PKM David Loba S.Pd.,M.Pd mengatakan permasalahan pada pengembangan kompetensi guru-guru PJOK di desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat didasarkan penguasaan model penelitian terapan dalam hal ini penelitian dan pengembangan terkait luaran produk pembelajaran atau bahan ajar yang jarang dilakukan di satuan pendidikan masing-masing, nama dalam era teknologi saat ini mestinya guru-guru PJOK perlu merubah paradigma pembelajaan dengan model Penelitian dan Pengembangan. Berdasarkan paparan masalah di atas dan analisis situasi terkait maka diperlukan bentuk program Pelatihan Penelitian dan Pengembangan dalam menjawab kebutuhan praktis dan kontekstual guru-guru PJOK dalam mengembangkan model-model pembelajaran Penjas yang inovatif.






Luaran yang diharapkan dari program ini adalah penguasaan dan penerapan Pelatihan Metode Penelitian dan Pengembangan secara praktis membekali dan menyusun model-model Pembelajaran Penjas berbasis video tutorial. Program otonomi pendidikan di setiap satuan pendidikan secara tegas memberi keluwesan pendidik atau guru agar menyiapkan perangkat pembelajaraan atau model-model pembelajaran secara inovatif berdasarkan kebutuhan dan keadaan sekolah. Oleh karena pengembangan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di Indonesia dapat diwujudkan melalui sektor pendidikan formal, nonformal dan informal. Wujud dan aktivitas program pendidikan nonformal dapat dilaksanakan melalui kegiatan fungsional guru-guru PJOK di desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat.

Upaya mewujudkan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan melalui sektor pendidikan dengan cara penguatan kapasitas penguasaan berbagai inovasi teknologi termasuk progam pelatihan pembuatan proposal metode penelitian pengembangan untuk pemecahan masalah pembelajaran sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pembelajaran berrbasis penelitian. Tujuan pelatihan dengan metode penelitian dan pengembangan diharapkan memberi efek dalam memecahkan masalah pembelajaran berupa luaran produk pembelajaran bagi guru PJOK maupun dapat pula mengembangkan aspek latihan untuk guru PJOK di desa sebagai pendidik menghadapi tantang inovasi menggunakan perangkat teknologi saat ini. Musyawarah guru mata pelajaran PJOK sebagai wadah tempat berinteraksinya sekelompok orang membutuhkan pengelolaan iklim organisasi yang efektif bilamana terdapat program orientasi latihan guru-guru PJOK di desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat sebagai proses yang terstruktur.




Ketua PKM Dr. James Klemen Lika S.Pd, M.Pd memparkan materi dengan topik Penelitian Dan Pengembangan Instrumen Dalam Bidang Penjas Dan Olahraga. Dengan demikian melalui program pelatihan dapat menambah wawasan keilmuan SDM yang terlibat, dikembangkan, dan dapat mempengaruhi perilaku menerapan secara pragmatis khususnya terkait dengan pelatihan metode Penelitian dan Pengembangan untuk Guru PJOK Desa Oematnunu Kecamatan Kupang Barat. Mencermati hasil analisis situasi dan keberadaan mitra serta diskusi bersama kedua mitra maka dapat dirumuskan permasalahan yang dihadapi mitra, adalah, yaitu : Mitra belum mengetahui sosialisasi metode-metode peneilitian pendidikan bagi guru-guru PJOK. Mitra belum menerapkan bentuk pelatihan latihan pengembangan bagi guru didesa Oetmanunu. Adapun tujuan yang diharapkan dari Program Kemitraan Masyarakat di Desa Oetmatnunu Oematnunu adalah: Pembuatan program melatih penggunaan metode pnelitian dan pengembangan bagi guru di desa Oetmanunu Pelaksanaan pelatihan metode pnelitian dan pengembangan bagi guru di desa Oetmanunu. Kolaborasi kegiatan ini merupakan wujud pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) ke dua dan ketiga dimana guru-guru mendapatkan pengalaman di luar kampus yaitu dalam bidang pelatihan agar mampu mengembangkan diri dan kemampuan hard skills dan soft skill akan terbentuk dengan kuat serta IKU ketiga yaitu memberikan kesempatan kepada Dosen untuk berkegiatan di luar kampus dan mendapatkan pengalaman langsung di lapangan sehingga mampu meningkatkan. Dalam konteks pengembangan ilmu, penelitian sebagai alat utamanya lebih orientasi dalam menyelesaikan studi pada tingkat sarjana, magister, maupun doktor. Kendala utama yang jumpai terletak pada dana, belum banyak sumber dana dari luar pendidikan tinggi keolahragaan yang dapat diakses oleh lembaga pendidikan tinggi keolahragaan.
Dalam praksis pembelajaran Penjas,Olahraga prestasi, kemajuan teknologi Penjas dan pelatihan olahraga juga belum tumbuh, software dalam bentuk aplikasi pembelajaran, metode latihan dan hardware dalam bentuk peralatan latihan, tes standard, alat-alat laboratorium masih mengimport dari luar yang pada gilirannya prestasi olahraga Indonesia statis, kalah oleh dinamisnya negara-negara yang baru muncul tradisi olahraganya. Karena itu, prosedur utama dalam pengelitian pengembangan terdiri atas lima langkah, yaitu: Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan. Mengembangkan produk awal Validasi ahli Uji coba lapangan Revisi produk.
Dr. Robert Tetikay, M.Pd salah satu anggota PKM memberikan ulasan sesuai teori bahwa untuk Menetapkan batang tubuh ilmu keolahragaan menjadi 7 (tujuh) bidang yaitu: Kedokteran Olahraga, Biomekanika Olahraga, Psikologi Olahraga, Pedagogi Olahraga, Sosiologi Olahraga, Sejarah Olahraga, dan Filsafat Olahraga, Ketidak sesuaian antara penelitian yang dilakukan Perguruan Tinggi keolahragaan (Jurusan/Prodi) yang lebih banyak beorientasi pada penelitian dasar-dasar dengan kebutuhan masyarakat terhadap penelian terapan yang langsung segera dapat dimanfaatkan oleh para stakeholder bidang keolahragaan. Konsep Penelitian Dan Pengembangan Ketidak sesuaian antara penelitian yang dilakukan Perguruan Tinggi keolahragaan (Jurusan/Prodi) yang lebih banyak beorientasi pada penelitian dasar– dengan kebutuhan masyarakat terhadap penelian terapan yang langsung segera dapat dimanfaatkan oleh para stakeholder bidang keolahragaan.
Agustinus J. Nafie, S.Pd.,M.Or anggota PKM Unggulan Fakultas mengatakan sesuai konsep teori dari Borg & Gall (1983) memaparkan bahwa prosedur penelitian & pengembangan pada dasarnya terdiri dari dua tujuan utama, yakni: 1) mengembangkan produk, dan 2) menguji keefektifan produk dalam mencapai tujuan. Tujuan pertama disebut sebagai fungsi pengembangan Tujuan kedua disebut sebagai fungsi validasi. Proses pengembangan bisa saja berhenti pada tahap dihasilkannya suatu produk melalui uji coba yang terbatas, hanya saja produk semacam itu belum dapat digunakan secara luas. Selanjut dalam penelitan dan pengembanagan perlu memperhatikan beberapa SistimatikaPenulisan Penelitian Dan Pengembangan yang baik.
Kepala Desa Oematnunu Yulianus Laitoto memberikan sambutan dan membuka acara PKM unggulan Fakutas UKAW. Sebagai mitra dalam PKM ini berharap agar kegiatan ini tetap dilanjutkan untuk membantu guru-guru PJOK dalam pembelajaran Penjasorkes dan menyambut baik serta merupakan penghargaan khusus untuk desa. Momen ini saya catat dalam hati dan agenda karena UKAW selalu mengirimkan mahasiwa untuk berpraktek di desa dan kerja sama ini tetap di jalin dengan baik melalui kegiatan PKM dan KBPM.
Salah satu peserta guru PJOK Nobry Polin S.Pd berharap lewat pelatihan ini berharap ada metode baru yang baik atau bagus. Kalau ada metode yang baru lebih bagus untuk membantu agar guru lebih kreatif dalam pembelajaran. Guru harus lebih aktif, guru harus didukung dengan bahan ajar yang memadai jangan hanya melulu memberi tugas kepada siswa.
Penulis: David Loba S.Pd.,M.Pd

More Stories
Perkuat Kerja Sama Internasional, UKAW Kunjungi UNITAL dan IPDC di Timor Leste
Tim UKAW Kunjungi Universitas Brawijaya, Bahas Pembukaan Fakultas Kedokteran dan Penandatanganan MoA Tiga Fakultas
PENGUMUMAN