UKAW

UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA

Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Gereja Sinode GMIT oleh UKAW: Inovasi dalam Manajemen Jemaat

Tim PKM DIKTI UKAW melakukan Pengembangan SIM Gereja Pada Wilayah Pelayanan Sinode GMIT

Kupang, 2024 – Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan judul Kepengembangan Sistem Informasi Manajemen Gereja pada Wilayah Pelayanan Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) berhasil mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen gereja melalui pengembangan sistem informasi yang terintegrasi.

Sambutan Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Kristen Artha Wacana Ir. Fredrik Julius Haba Bunga, MP

Tim pelaksana program ini diketuai oleh Alya Elita Sjioen, SE., MM., (0831018301), bersama anggota Jofret Umbu Soru Peku Djawang, S.AB., MM., dan Meliana Oktavia Meo, S.Kom., M.Kom. Program ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana, yakni Johan Benedict Lopulalan, Herodiana Maifa, Junita Ishrahel Dethan, Intan N. Bire Logo, Hermensius Dendi Hayon, dan Jessica K. A. Bili.

Kegiatan yang dilaksanakan mencakup:

  1. Konsolidasi dan persiapan pengembangan sistem informasi manajemen gereja.
  2. Pelatihan dan praktik penggunaan aplikasi sistem informasi manajemen gereja.
  3. Pendampingan pasca pelatihan dalam menggunakan sistem.
  4. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.

Dari hasil kegiatan ini, telah tercipta inovasi berupa pengembangan sistem informasi manajemen gereja berbasis website, yang dapat diakses di https://ukaw.my.id/. Website ini diharapkan menjadi alat manajemen yang efektif bagi gereja untuk mengelola data jemaat secara elektronik, meningkatkan pemahaman pengurus gereja akan pentingnya basis data yang terstruktur, serta memudahkan pengelolaan profil dan informasi jemaat secara lebih sistematis.

Program ini membawa dampak positif bagi pengembangan teknologi di bidang pelayanan gereja, serta diharapkan dapat diadopsi lebih luas di lingkungan Sinode GMIT.