KUPANG, 8 April 2026 – Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka pengukuhan dua guru besar, Rabu (8/4/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini meliputi prosesi akademik, orasi ilmiah, pengukuhan, serta pengalungan tanda guru besar oleh Kepala LLDikti Wilayah XV didampingi Rektor UKAW, diikuti sambutan dari berbagai pihak terkait.

Dua Guru Besar Sampaikan Orasi Ilmiah Inovatif
Prof. Dr. Jonathan E. Koehuan, STP, MP – Guru Besar dalam Ranting Ilmu Teknik Sumber Daya Alam dan Lingkungan dari Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian – menyampaikan orasi ilmiah tentang produktivitas air untuk pertanian pada komoditas padi dan jagung di wilayah beriklim semi-arid. Ia menekankan pentingnya manajemen air terintegrasi dan efisiensi faktor produksi guna menghadapi tantangan perubahan iklim.
Prof. Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si – Guru Besar dalam Ranting Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – memaparkan orasi ilmiah mengenai tata kelola perikanan lintas batas di Selat Ombai. Ia menawarkan model Transboundary Ecosystem Approach to Fisheries Management (TIFM) yang menggabungkan sains, kearifan lokal (tradisi Sasi dan Tarabandu), serta diplomasi untuk keberlanjutan sumber daya laut.

Sambutan Rektor UKAW: Komitmen Berkelanjutan bagi NTT
Rektor UKAW, Prof. Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, M.T. , dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala LLDikti Wilayah XV: Profesor sebagai Academic Leader
Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., M.Eng , Kepala LLDikti Wilayah XV, menyoroti peran profesor sebagai academic leader yang diharapkan dapat menghasilkan riset berdampak tinggi dan menjadi motor penggerak pembangunan akademik.
Wakil Gubernur NTT: Apresiasi dan Dukungan Penuh
Perwakilan pemerintah, Irjen Pol (P) Dr. Johni Asadoma, M.Hum. , menyampaikan apresiasi dan dukungan atas peran UKAW sebagai lembaga pendidikan yang mampu memberikan solusi nyata atas tantangan sosial dan ekonomi. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat NTT.



More Stories
UKAW Kupang Wisuda Sarjana ke-71: 464 Lulusan Diutus Jadi Terang bagi Gereja, Masyarakat, dan Bangsa
Dosen UKAW Lolos sebagai Pengajar BIPA untuk Luar Negeri
UKAW Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Ma Chung Malang